*** Ahlan wa Sahlan di Majalah Shafa online ***
================================================================================

Thursday, 18 December 2014

Di tengah kerumunan para dokter yang merawat, dari sebuah lubang kecil jendela yang ada di pintu, aku melihat kedua bola mata Nurah sedang memandangiku. Ibu yang berdiri di sampingnya tak kuat menahan air matanya. Waktu besuknya habis, ibu segera keluar dari ruang perawatan intensif. Kini tiba giliranku masuk. Dokter memperingatkan agar aku tidak banyak mengajaknya bicara. Aku diberi waktu dua menit. "Assalamu 'alaikum! Bagaimana keadaanmu Nurah?, tadi malam, engkau baik-baik saja. Apa yang terjadi denganmu?", aku menghujaninya dengan pertanyaan. ... Baca Selengkapnya ↴↴

0 komentar:

Post a Comment

Komentar Anda kami akan tampilkan setelah moderasi, terima kasih.

Pencarian