*** Ahlan wa Sahlan di Majalah Shafa online ***
=======================================================================

Friday, 25 December 2015


Dari Ibnu Syihab az-Zuhri, ia berkata, “Orang-orang mengira bahwa Ibnu Rawahah menangis saat hendak pergi safar menuju daerah Mu’tah (di kawasan Syam –penj). Lantas para keluarganya menangis saat melihat ia menangis. Lalu ia berkata, ‘Demi Allah, aku tidaklah menangis karena mengingat sebagian dari peristiwa kematian atau karena merindukan kalian, tapi aku menangis karena teringat firman Allah, yang artinya, ‘Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah ketentuan yang sudah ditetapkan.’ (QS. Maryam: 71). Aku pun sangat yakin akan mendatanginya. Namun aku tidak tahu, apakah aku akan selamat darinya atau tidak?’” (Hilyatul Auliya, Abu Nu’aim, 1/118)

0 comments:

Post a Comment

Komentar Anda kami akan tampilkan setelah moderasi, terima kasih.

Pencarian